Moto Z dan Moto Z Force Tanpa Jack 3.5mm Kelebihan atau kekurangan?

Tidak hanya Lenovo Phab2 yang dihadirkan oleh pabrikan raksasa dari China tersebut namun mereka juga merilis dua ponsel premium dari lini Moto yang dulunya adalah bagian dari Motorola. Yup Motorola memang sudah pindah kepemilikan,sang pemilik baru rupanya juga ingin menghilangkan image Motorola dengan berbagai produk baru dengan menghilangkan nama Motorola didepannya. Salah satu yang mengemban misi tersebut adalah seri terbaru Moto Z dan Moto Z Force karena sudah mengusung konsep baru sebagai ponsel premium dengan berbagai macam inovasi didalamnya.

Penampilan keduanya memang premium banget terlihat berkelas namun tetap trendi. Bagaimana tidak lha wong tidak biasanya dulu waktu masih bersama motorola casing bisa diganti dengan beraneka ragam jenis,maka ditangan Lenovo,Moto Z casingnya bisa diganti dengan berbagai macam warna yang unik mulai dari bentuk kulit hingga kayu yang disebut dengan Motomod. Tidak hanya itu bodi Moto Z nya juga dibuat sebagai paling tipis untuk ukuran smartphone berlayar 5,5 inchi yakni hanya 5,2 mm atau setengah centi saja. HP ukuran segitu kalau dimasukan kantong nga bakalan kelihatan nongol.

Bukan cuma ukuran layarnya saja yang lebar namun kualitas juga top markotop karena sudah memakai teknologi superAMOLED dengan resolusi QHD (2560 x 1440 piksel) dan kepadatan piksel di 534 ppi. So jangan ragukan ketajaman dan kejernihan gambar yang dihasilkan.

Spesifikasi Moto Z

moto Z Putih

Kombinasi chipset Snapdragon 820 dan RAM 4 GB serta daya tampung memori internal 32 atau 64 GB yang dapat diekspansi dengan slot MicroSD menghasilkan kinerja multitasking ataupun gaming yang mumpuni pastinya. Kamera yang dipunya juga mumpuni sensor belakang 13 MP dengan OIS, laser autofocus dan fasilitas kamera selfi 5 MP dengan wide view angle. Baterai yang disematkan memang tidak terlalu besar yaitu 2600mAh karena untuk mengejar ketipisan bodi. Tapi sudah diberi fitur turbocharging agar proses ngecash berlangsung secara lebih cepat.

Spesifikasi Moto Z Force

moto Z force hitam

Sebagian besar masih mengusung spek yang sama kecuali kamera,kapasitas baterai dan lapisan pelindung layar yang disebut Moto ShatterShield. Kamera utama Moto Z Force naik signifikan dibanding saudaranya menjadi beresolusi 21MP tetap dengan fitur OIS,PDAF dan laser autofokus. Demikian pula baterai yang juga berkapasitas lebih besar yaitu 3500mAh plus fitur turbocharger. sebagai konsekwensi baterai kapasitas baterai lebih besar maka bodinya sedikit lebih tebal yakni 5,7 mm.

Baca juga : spek Moto G dan G4 Plus

Persamaan paling utama kedua smartphone berandroid Marshmallow ini adalah ketidakhadiran jack 3.5mm atau yang biasa sebagai jack headset. Ini adalah fitur wajib bagi smartphone standard selama ini sehingga Lenovo termasuk cukup revolusioner dalam hal ini. Lalu apakah ini menjadi kelebihan atau justru kekurangan Moto Z dan Moto Z Force? tergantung dari sudut mana memandang. Dengan tanpa jack 3,5 mm Moto Z tetap bisa menjaga bodinya yang super ramping karena diganti dengan port serba guna USB Type C yang lebih tipis. Port yang juga untuk charging ini diberi adapter khusus oleh Lenovo untuk bisa dipasangi headset.Hanya kelemahannya tentu saja anda tidak bisa ngecash sambil dengerin musik di headset karena tidak mungkin keduanya dipasang bersamaan.

Fitur Modular

Keduanya seperti meniru LG G5 juga mengusung konsep modular alias bisa dipasangi alat tambahan khusus. Selain casing beragam corak Lenovo juga menghadirkan 3 kelengkapan modular sebagai pasangan dari Moto Z dan Moto Z Force. Ketiganya adalah
1. SoundBoost Mod yaitu speaker untuk menambah daya sensasi suara yang lebih gahar, merupakan hasil kerjasama dengan perusahaan audio JBL.
2. Powerpack Mod yaitu aksesoris yuang berfungsi untuk menambah kapasitas baterai kedua smartphone tersebut sebesar 2.220mAH
3. Insta Share Mods adalah proyektor yang bisa mengubah layar kecilnya menjadi raksasa hingga berukuran 70 inchi.

Ketiganya bisa dipasangkan karena pada abagian bekalang smartphone ini sudah dilengkapi 60 Pin yang bisa dipakai untuk menancapkan item2 modular tersebut.Sayangnya untuk harga hingga saat ini belum ada penjelasan yang gamblang sementara itu kmeungkinan akan tersedia secara global pada bulan September depan.