Jika Baterai Sudah Tidak Sehat, Saatnya Melakukan Kalibrasi

Saat ini hampir semua aplikasi yang bermanfaat sudah ada di smartphone mulai dari ngegame,musik sampai bersosmed. Hal itu nyaris membuat hampir seluruh aktifitas manusia sudah bisa dilakukan via smartphone dari bangun tidur hingga tidur lagi. Nah hal tersebut tentunya mendorong penggunaan ponsel yang semakin tinggi frekwensinya dalam keseharian manusia modern.

Aktifitas yang semakin tinggi tersebut memaksa smartphone bekerja keras. Konsekwensinya selain prosesor dan memori yang rentan kecapean hal lain yang cukup lazim adalah daya tahan baterai yang cepat sekali menurun. Baterai cepat sekali mengalami penurunan daya meski pada smartphone premium sekalipun.

Baca Juga : Jangan Ditiru,Berikut Cara Yang salah Menghemat baterai smartphone

Diantara tanda-tanda baterai anda kurang sehat alias mulai tidak normal diantaranya adalah:

1. Indikator baterai sering berubah-ubah misalnya awalnya tingkat isian 25% persen tiba-tiba beberapa menit kemudian naik menjadi 45%
2. Daya baterai cepat berkurang meski tidak sedang digunakan
3.Seringkali ponsel tidak menyala ketika posisi baterai rendah
4.Indikator atau penunjuk posisi baterai sering menghilang alias timbul tenggelam.

Jika gejala diatas sudah timbul maka salah satu cara mengatasinya yaitu dengan melakukan kalibrasi baterai ponsel anda. Dengan proses ini nantinya baterai akan kembali normal seperti sedia kala. Berikut Tips Cara Melakukan Kalibrasi Baterai Ponsel anda:

a. Saat masih aktif atau hidup silahkan isi atau cash ponsel kamu sampai penuh. Apabila indikator isian baterai menunjukan angka 100 persen alias full maka lepas charger dan matikan ponsel tersebut.
b. Lakukan kembali proses charging namun kali ini pastikan ponsel dalam keadaan mati. Setelah indikator tercapai 100 persen lagi maka ponsel dinyalakan kembali.
c. Setelah ponsel menyala kembali dari sebelumnya dicharge dalam keadaan mati maka pergunakanlah ponsel tersebut untuk beraktifitas apa saja seperti internetan, main game, memutar musik dll sampai daya baterai kosong alias habis. Tidak perlu dimatikan paksa, tunggu saja hingga smartphone tersebut mati dengan sendirinya kehabisan daya. Jika sudah mati sendiri itu artinya baterai tersebut telah benar-benar kosong.
d. Isi atau charging kembali ponsel tersebut hingga full maka proses kalibrasipun telah selesai dan kamu bisa menggunakan ponsel kamu seperti biasa.

Jika proses tersebut dilakukan maka besar kemungkinan baterai yang tadinya kurang sehat atau tidak normal menjadi normal kembali. Meski tentu saja tidak ada jaminan 100 persen bakal menyehatkan baterai ponselmu karena banyak faktor yang membuat kerusakan baterai. Untuk tips agar baterai smartphone lebih awet bisa dilihat di postingan markastekno sebelumnya.

referensi: droidlime