Ini Daftar Smartphone Xiaomi Yang Resmi Di Indonesia,Waspada!

Xiaomi adalah termasuk rising star dalam industri smartphone dunia bahkan bisa disebut sebagai fenomena. Dengan konsep spek tinggi namun dengan harga terjangkau dibawah kompetitor menjadi senjata utama Xiaomi perlahan-lahan menguasai pasar. Hampir semua produk yang dirilis sangat laris dipasaran global tak terkecuali pasaran Indonesia. Permintaan pasar akan smartphone Xiaomi di pasar ini rupanya tidak bisa diimbangi oleh distributor resmi di Indonesia dalam hal ini PT.Erajaya. Akibatnya distributor gelap banyak beredar dengan membeli langsung dari negara luar dan memasarkan sendiri lewat jalur gelap alias Black Market (BM). Kalau markastekno pernah membahas tentang tips cara membedakan Xiaomi asli dan palsu kali ini kita akan bahas daftar smartphone Xiaomi yang resmi di Indonesia.

daftar smartphone Xiaomi yang resmi di Indonesia

Produk resmi dan tidak sejatinya sama karena keduanya adalah produk asli pabrikan bersangkutan. Yang membedakan hanya soal legalitas dan jaminan garansi atau service resmi untuk produk dari distributor yang ditunjuk pabrikan. Sementara BM sama sekali tidak ada jaminan garansi,kalaupun ada paling banter adalah jaminan toko seminggu. Jadi kalau membeli tidak ada bedanya karena kalaupun beli barang BM dan tidak rusak maka otomatis tidak ada bedanya dengan barang asli dari distributor resmi bahkan harganya bisa lebih murah. Faktor ini juga yang menyebabkan barang BM tetap marak meski tidak masuk daftar smartphone Xiaomi yang resmi di Indonesia.

Di Indonesia sendiri untuk membedakan produk Xiaomi yang resmi atau tidak cukup mudah karena perangkat yang dijual lewat jalur legal tersebut jumlahnya tidaklah banyak. Dari dulu sampai sekarang daftar smartphone Xiaomi yang resmi di Indonesia tidak lebih dari 10 jari yaitu Xiaomi Redmi 1s, Redmi 2, Redmi 2 Prime, Redmi Note (3G), Mi4i. Lalu yang belum lama paling akhir masuk adalah Xiaomi Redmi Note 3 yang dijual online lewat lazada dan erafone.

Kenapa terkesan lambat? hal itu dikarenakan distributor resmi harus mempersiapkan segala macam persyaratan sebelum mendatangkan perangkat tersebut mulai dari jaringan distribusi, gudang, kendaraan serta sdm yang sesuai. Apalagi sekarang ada aturan TKDN sehingga semakin menyulitkan proses mendatangkan smartphone khususnya yang sudah support 4G LTE. Karena tidak punya pabrik perakitan di Indonesia maka alhasil Xiaomi pun mengakali aturan ini dengan tetap mendatangkan smartphone 4G namun fitur 4G-nya di kunci atau dinonaktifkan sehingga statusnya menjadi ponsel 3G biasa.

Contoh yang paling nyata adalah Xiaomi Redmi Note 3,smartphone edisi paling baru yang masuk Indonesia secara resmi sebulan yang lalu secara online. Mulai 24 Juni ini sudah mulai tersedia di toko offline yaitu disemua jaringan erafone diseluruh Indonesia,MI concept store serta di Indosat Ooredo store. Harga Xiaomi Redmi Note 3 nononline ini juga masih sama persis dengan penjualan online yaitu 2,599.000 rupiah. Sayangnya fitur 4G LTE di smartphone ini harus dinonaktifkan gara-gara Xiaomi belum memenuhi syarat TKDN. Hal itu membuat salah satu kelebihan Redmi Note 3 tersebut menjadi mubazir karena tidak bisa digunakan alias sama saja dengan ponsel 3G kebanyakan.

Padahal spek yang diusung (baca:spesifikasi Xiaomi Redmi Note 3) untuk pasar Indonesia cukup tinggi yaitu prosesor Snapdragon 650 dikombine dengan RAM 2 GB serta memori internal 16 GB plus dukungan eksternal microSD hingga 32 GB. Yang tak kalah mantab adalah baterai besar mencapai 4.000 mAh. So dari daftar smartphone xiaomi yang resmi di Indonesia silahkan memilih produk legal dengan keterbatasan namun dengan jaminan garansi resmi pabrik atau produk ilegal tanpa garansi tapi menu komplit.