Get Closer with Asus Zenfone 3 Max, More Than Bigger Baterai

Asus selalu menghadirkan produk gadget khususnya smartphone dengan berbagai macam varian yang beragam sesuai kebutuhan konsumen modern saat ini. Termasuk Asus Zenfone 3 yang barusan meluncur dengan megah di Bali juga mengupdate lini seri Max dari Zenfone 2 Max menjadi Zenfone 3 Max. Meski pernah kita bahas disini sebelumnya namun tak ada salahnya jika markastekno hadirkan kembali secara lebih detail.

asus-zenfone-3-max-2

Desain

Seperti biasa markastekno selalu membuka pembahasan dari sisi penampilan luar alias bodi terlebih dahulu. Bukankah penampilan meski bukan utama tetap penting karena memberi kesan pertama? yup kesan mewah dan berkelas sudah pasti selalu ada disetiap produk asal Taiwan tersebut seperti terlihat gambar diatas. Yang pasti Zenfone 3 memang membawa perubahan radikal disemua lini dari seri Zenfone 2 yang legendaris. Termasuk zenfone 3 Max juga demikian, jangan dibandingkan lagi bentuknya dengan Max seri 2 sangat jauh berbeda. Dari sisi material lebih mewah namun menurut markastekno lebih stylish seri lama dengan bodi melengkung dibelakang.

Anda jangan mencoba untuk membuka casing belakang karena dipastikan tidak bisa sebab smartphone ini sekarang berkonsep unibodi dengan slot simcard dan volume rocker di letakan disamping bodi. Casing belakang berbahan metal namun ada pembatas dibagian atas dan bawah yang berasal dari plastik namun dengan corak warna sama. Garis tersebut adalah garis untuk tempat antena, ini berbeda dengan zenfone 3 ze520KL yang tidak terlihat pembatasannya.

Kalau dipegang tidak nampak terasa tebal meski baterainya besar namun memang sedikit agak berat karena bobotnya mencapai 148g. Idealisme Asus menjaga keseimbangan desain agar tetap fashionable namun tetap nyaman dalam genggaman memaksa seri ini kapasitas baterainya dipangkas 870 an mAh dari sebelumnya 5000 di zenfone 2 Max menjadi 4.130mAh saja di Zenfone 3 Max.

asus-zenfone-3-max-1

Menengok bagian depan dibawah layar sudah tidak ada lagi silhuet berkilauan membentuk setengah lingkaran khas zen selama ini. Tombol fisik atau tombol kapasitif juga menghilang karena sudah disediakan secara virtual di layar. Yang agak merepotkan tentunya adalah untuk membuka slot simcard yang berisi 2 simcard micro yang keduanya support 3G dan 4G sekaligus harus memakai pinset khusus untuk menusuk lubang kecil disampingnya. Selain itu meski double sim tapi kalau mau menambah ekstra memori eksternal maka anda tidak bisa memakai keduanya alias tidak double lagi.

Layar juga super ok meski hanya punya ukuran 5,2 inchi namun ratio perbandingan dengan bodi mencapai 75% artinya hampir memenuhi seluruh area bodi. Ditambah dengan kualitas layar dengan resolusi HD 1280×720 dengan kecerahan 400knit cukup membuat layar jernih. Main game ok, apalagi sekedar nonton musik atau streaming video, nyaman pastinya. Apalagi dari sisi multimedia dibekali fitur suara berkualitas karena didukung perangkat lunak sonicmaster 2.0 teranyar serta speaker dengan IC power lebih besar. Audio wizard memberi pilihan mode yang cocok sesuai aplikasi yang sedang ditonton apakah musik, film atau game sehingga lebih maksimal hasilnya.

Hardware

Kalau bagian luar sudah keren bagaimana dengan bagian dalam atau hardware apakah seindah luarnya-nya? Mediatek MT6735 QuadCore berkecepatan 1,3GHz sebagai otaknya cukup baik dikelas perangkat menengah bawah. Levelnya sedikit diatas Qualcomm Snapdragon 410 yang sama-sama dikelas menengah bawah. Dengan demikian meski sudah bagus namun untuk dipakai bermain game level atas dengan grafis yang rumit mungkin bakal kurang maksimal. Untuk pilihan RAM dan media simpan ada 2 yaitu 2 GB memori 16 GB dan RAM 3 GB dengan memori internal 32GB. Eksternalnya bisa mencapai 256GB tapi dengan mengorbankan salah satu kartu sim.

asus-zenfone-3-max-3

Baterai

Sesuai tradisi penamaan Asus, Max berarti mengacu pada baterai yang lebih besar dari umumnya smartphone.Meski 4100mAh bukanlah tergolong super besar setidaknya sudah diatas rata-rata ponsel saat ini yang masih dikisaran 3000an mAh. Walaupun dengan zenfone max 2 lebih kecil kapasitasnya tapi kinerjanya lebih baik dikarenakan ada penghematan yakni layar yang lebih kecil serta prosesor yang lebih irit daya. Dengan demikian sejatinya ponsel ini cocok buat anda yang pingin nyaman baik bekerja maupun hiburan dalam seharian tanpa harus was-was kehabisan baterai.

Baterai Zenfone Max ini juga bersifat sosial artinya tidak hanya dipakai sendiri bahkan anda bisa mengecharge ponsel teman layaknya powerbank. Untuk bisa melakukan fungsi tersebut diatas Asus telah menyertakan kable usb OTG dalam paket penjualannya.

OS sudah memakai android marshmallow 6.0 dengan tampilan gress zenUI 3.0. Dukungan koneksi dengan 4G lte bisa dipakai untuk semua operator yang ada di Indonesia. Untuk keamanan sudah disediakan finger print di bawah kamera belakang yang berfungsi untuk membuka secara cepat kurang dari 1 detik lebih cepat dari cara umumnya seperti pin dan pattern. Juga bisa untuk menerima panggilan cepat.

Kamera

Meski mengutamakan urusan kapasitas baterai bukan berarti mengabaikan soal kamera. Asus selalu mengutamakan kesempurnaan dalam segala hal termasuk kamera. Pada kamera utama atau belakang diberi lensa largan dengan resolusi 13MP. Terdiri dari fitur pixelmaster serta 5 elemen lensa agar hasil gambar bisa maksimal. Dan seperti seri Zenfone yang lain maka diberi pula 11 mode yang bisa dipilih untuk mengolah foto. Yang sedang trend adalah beautification untuk membuat wajah lebih halus seperti kosmetik digital. Kamera belakang juga bisa untuk merekam video FHD dengan kecepatan 30 frame per detik.

Untuk bagian depan diberi memang hanya 5 MP namun punya sudut pandang atau view angle yang cukup luas. Namun untuk urusan low light memang masih kurang maksimal.

Harga Zenfone 3 Max

Zenfone 3 max yang berkode ZC520TL ini ada 2 sesuai kategori harga yakni RAM 2GB dengan bandrol harga Rp.2.199.000. Saat ini sudah tersedia di Indonesia. Sementara yang versi RAM 3GB dibandrol harga Rp.2.399.000 dan baru tersedia sekitar bulan Desember mendatang.